photo 9b27a235-112a-49d7-a83c-59f0393d7c0d_zps2717c8a7.jpg

Apr 28, 2013

DOT dan SNI

Beberapa merk yang memiliki kualifikasi SNELL antara lain AGV, Arai, Astra-x, Astro-TR, Chaser, Classic-LE2, Classic/c, Condor, Corsair, GP-5X, Omni-J, Quantum-2, Rapide-Ov, X-Eleven, dan XR-1000. 



Salah satu Lembaga sertifikasi helm adalah DOT ( Departement of Transfortation ) berlokasi di Amerika dengan kode FMVSS 218. Maka dengan demikian helm yang lulus uji produk akan memiliki stiker DOT, pengujian tersebut dilakukan oleh NHTSA (National Highway Traffic Association). Helm dengan stiker DOT di pasaran merk MDS, KYT dll.
Helm dengan sertifikasi SNELL dan DOT merupakan sertifikasi yang banyak diakui oleh berbagai negera antara lain Eropa, Amerika dan Jepang.


Sumber gbr:

SNI
Standar Nasional Indonesia (disingkat SNI) adalah satu-satunya standar yang berlaku secara nasional di Indonesia. SNI dirumuskan oleh Panitia Teknis dan ditetapkan oleh Badan Standardisasi Nasional.
Agar SNI memperoleh keberterimaan yang luas antara para stakeholder, maka SNI dirumuskan dengan memenuhi WTO Code of good practice, yaitu:
Openess (keterbukaan): Terbuka bagi agar semua stakeholder yang berkepentingan dapat berpartisipasi dalam pengembangan SNI.
Transparency (transparansi): Transparan agar semua stakeholder yang berkepentingan dapat mengikuti perkembangan SNI mulai dari tahap pemrograman dan perumusan sampai ke tahap penetapannya . Dan dapat dengan mudah memperoleh semua informsi yang berkaitan dengan pengembangan SNI.
Consensus and impartiality (konsensus dan tidak memihak): Tidak memihak dan konsensus agar semua stakeholder dapat menyalurkan kepentingannya dan diperlakukan secara adil.
Effectiveness and relevance: Efektif dan relevan agar dapat memfasilitasi perdagangan karena memperhatikan kebutuhan pasar dan tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Coherence: Koheren dengan pengembangan standar internasional agar perkembangan pasar negara kita tidak terisolasi dari perkembangan pasar global dan memperlancar perdagangan internasional.
Development dimension (berdimensi pembangunan): Berdimensi pembangunan agar memperhatikan kepentingan publik dan kepentingan nasional dalam meningkatkan daya saing perekonomian nasional. 

Sumber posting:

http://web.bsn.go.id/sni/about_sni.php


KEEP SAFETY RIDING

0 comments:

Post a Comment

Demi kenyamanan pengunjung.
Tolong komentarnya yang berhubungan dengan artikel.
Tindakan spam akan terjaring otomatis oleh spam filter.
Dan apabila terdapat Link yang rusak, harap segera hubungi Admin di kotak komentar.
Terima kasih.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More